Buntut Putra Siregar Dibui, Istri Ngaku Takut Tidur di Malam Hari: Ngerasa Kesepian

Putra Siregar Masih Dipenjara, Istri Ogah Siapkan Menu Spesial Lebaran

Azarphesha.com – Kasus pengeroyokan di Senopati beberapa waktu lalu yang menimpa Putra Siregar rupanya meninggalkan luka di hati sang istri, Septia Siregar.

Dengan mendekamnya Putra Siregar di penjara, Septia Siregar mengaku kerap dilanda perasaan kesepian setiap hari.

“Pas enggak ada Bang Putra enggak ada yang mimpin, setiap hari ngearasa kesepian, enggak ada temen ngobrol,” kata Septia Siregar. 

Tersangka pengeroyokan yang juga pengusaha pemilik gerai penjualan gawai, Putra Siregar (kanan) dihadirkan saat rilis kasus di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2022). [Azarphesha.com/Angga Budhiyanto]

Tanpa adanya sang suami, Septia Siregar mengaku kehilangan momen yang biasa rutin dilakukan pada malam hari.

Baca Juga:
Putra Siregar Habiskan Dana Rp 1 Miliar Garap Video Klip Lagu Terhukum Rindu

“Biasanya setiap malam itu selalu cerita, sekarang enggak lagi,” tuturnya dikutip dari YouTube Ngobrol Asix pada Senin (6/6/2022).

Akibatnya, Septia Siregar kini takut untuk terlelap di malam hari karena tidak ada sosok suami yang menjaga di rumah.

“Jadi, makanya saya tidur itu pagi karena enggak bisa tidur. Takut, enggak ada laki-laki di rumah. Biasanya kan ada bang Putra,” sambungnya.

Septia Siregar mengungkap, kini dirinya tinggal di rumah bersama keluarga dan sejumlah asisten rumah tangga.

“Sekarang sama ibu, sama anak-anak, sama suster, sama ART,” pungkasnya.

Baca Juga:
Anak Terus Cari Putra Siregar, Istri Mulai Bingung Jawabnya

Perihal itu, sejumlah netizen ikut memberikan respons dan komentar yang beragam.

“Semangan Mbak Septi,” tulis seorang netizen, “Gak bisa ngebayangin gimana hancurnya hati bunda Septi,” ujar netizen lain, “Semoga selalu diberi ketabahan,” ucap netizen lainnya.



#Buntut #Putra #Siregar #Dibui #Istri #Ngaku #Takut #Tidur #Malam #Hari #Ngerasa #Kesepian

Sumber : www.suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.